Cemburu Buta, Lakukan Pengeroyokan, Enam Pemuda Diwek Jadi Tersangka

INDONESIASATU.CO.ID:

JOMBANG - Dilatar belakangi cemburu buta, enam orang pemuda asal Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur ditetapkan menjadi tersangka oleh jajaran Kepolisian Polres Jombang. 

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Gatot Setya Budi menuturkan ungkap kasus yang dilakukan, terkait tindakan penganiayaan yang terjadi di Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang yang sempet viral di media sosial. Diamankan sebanyak enam orang tersangka dan dua diantaranya masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi. 

"Ditetapkan tersangka sebanyak enam orang dan dua diantaranya DPO, " ungkap Kasatreskrim saat jumpa perss di Mapolres, Senin (11/6/2018) siang. 

Masih urai AKP Gatot, Enam orang tersangka berinisial MRH, AKG, MFR, MMP, AM dari Dusun Seblak Desa Kwaron, Kecamatan Diwek dan satu lagi AFJ dari Dusun Cukir, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Mengenai motif dari tindakan arogan tersangka, dilatar belakangi oleh cemburu buta karena pacar salah satu tersangka MRH dituduh sering dihubungi oleh salah satu korban EP. Akhirnya, mereka hendak menyelesaikan masalah di TKP By Pass sebelah selatan kompleks pesantren Tebuireng yang berujung pada penganiayaan para korban. Terang Kasat didampingi kepala unit PPA Polres Jombang. 

Akibatnya, kelima korban EP (16) tahun, LRP (15) tahub, YML (17) tahun, BSG (14) tahun, dan AG (16) tahun semua dari Kecamatan Mojowarno mengalami luka lecet di bagian kepala, punggung, pipi, muka dan tangan mengalami memar.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 80 No.35 tahun 2014 tentang perlindungan anak jo pasal 170 KUHP ancaman hukuman 7 tahun penjara," pungkas Kasatreskrim. (di/kla)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita